MAU SUKSES!! BUKAN BASA-BASI & DAHSYAT.. .....

Jumat, 18 Mei 2012

Cara Belajar Sulap Kartu

Cara Belajar Sulap Kartu


 
 
 
 
Pada dasarnya dunia sulap adalah dunia persepsi sehingga apa yang dilihat oleh penonton itulah realitas. dalam dunia sulap, persepsi adalah segala - galanya dan merupakan sebuah prinsip yang harus dipegang oleh pesulap. Selain itu, sebagian besar teknik sulap pasti menggunakan teknik kecepatan tangan selain logika. Bahkan pada beberapa permainan sulap bisa menggunakan ilmu sians seperti matematika, fisika, dll. Sulap kartu termasuk jenis sulap yang memerlukan teknik kecepatan tangan dan perhitungan matematika.
 
Berikut ini adalah cara belajar sulap kartu:
Untuk menguasai sulap kartu, terlebuh dahulu kita harus menguasai cara memgang kartu. Secara umum, cara memegang kartu dibedakan menjadi 2, yaitu:
* MECHANIC GRIP
  • Ini merupakan cara standar memegang kartu. Caranya: pegang kartu dengan menggunakan tangan kiri, letakkan jari telunjuk pada bagian atas kartu. Letak ibu jari berada di samping kiri dan jari tengah hingga kelingking berada pada sisi kanan kartu untuk menjaga supaya kartu tidak jatuh
 
* BIDDLE GRIP
  • Ini juga merupakan cara standar dalam memegang kartu. Cara memegang kartu model biddle grip adalah: pegang kartu dengan menggunakan tangan kanan. Ibu jari memegang bagian bawah kartu, sedangkan jari tengah-jari manis-jari kelingking berada pada bagian atas kartu. Sedangkan jari telunjuk berada di bagian atas tengah kartu dengan posisi jari ditekuk ke dalam.
 
 
Selain harus menguasai cara memegang kartu, kita juga harus menguasai cara membagi kartu. Diantaranya adalah cara membagi kartu menjadi 2 bagian. Berikut ini adalah 2 teknik dalam membagi kartu menjadi dua bagian:
 
# SWIVEL CARD
  • Ini adalah teknik membagi kartu menjadi 2 bagian dan kemudian menumpuknya kembali. Caranya adalah sebagai berikut:
  • Pegang kartu dengan menggunakan teknik biddle grip
  • Dengan jari telunjuk, ambil sebagian kartu dari bagian atas dengan jari telunjuk
  • Ibu jari tangan kiri mengambil kartu yang terpotong di tangan kanan tadi dan menarik sebagian kartu tersebut ke tangan kiri
  • Setelah itu, tumpuk kartu di sisi tangan kanan ke tangan kiri.
 
# SWING CARD
  • Pegang kartu dengan menggunakan teknik bidle grip
  • Potong bagian kartyu dengan menggunakan ibu jari tangan kiri dan jari telunjuk tangan kanan menjadi tumpuannya
  • Putar perlahan - lahan ke depan dan jatuhkan di tangan kiri
  • Setelah itu, tumpuk kartu sisa di tangan kanan ke tangan kiri.
 
 
Teknik lain yang juga harus dikuasai dalam sulap kartu diantaranya adalah:
 
# CARA MEMBENTUK KARTU MENJADI SEPERTI KIPAS / FLOURISH
  • Pegang kartu dengan tangan kiri
  • Jari telunjuk, jari tengah, dan jari manis di bagian muka kartu dan jempol di belakang kartu
  • Dengan jempol tangan kanan berada di sudut kiri atas kartu sambil digerakkan melebar atau melingkar ke arah kanan sehingga membentuk seperti kipas kartu
 
# MERUBAH WARNA KARTU
  • Pegang satu pak kartu dengan menggunakan teknik mechanical grip di tangan kiri
  • Tutup bagian atas kartu dengan telapak tangan kanan sambil secara perlahan kartu yang berada di atas dimajukan sedikit tanpa terlihat
  • Tarik tangan kanan ke belakang sambil telapak tangan bagian bawah menarik  kartu kedua dari atas agar menempel di tangan kita
  • Kemudian letakkan kartu kedua dari atas pada kartu yang paling atas bersamaan dengan gerakan maju tangan kanan kita ke posisi semula.

Contoh Keterampilan Tangan

Contoh Keterampilan Tangan


Kreasi keterampilan tangan memang beranekaragamnya dan jenisnya selalu berkembang dari waktu ke waktu. Keterampilan tangan yang biasanya berawal dari hobi juga ternyata bisa menghasilkan uang bila ditekuni dengan serius. Bila kita merasa tidak memiliki bakat dalam membuat aneka kreasi keterampilan tangan, kita bisa mengikuti kursus aneka keterampilan tangan yang saat ini juga sudah banyak tersedia di sekitar kita. Bahkan beberapa diantaranya telah menawarkan kursus secara online.
 
Berikut ini adalah contoh keterampilan tangan:
 
# ANEKA KREASI KAIN FLANEL
 
 
 
 
Kain flanel atau biasa disebut juga felt (laken) adalah jenis kain yang terbuat dari serat wol yang pendek. Walaupun sudah lama dikenal di Indonesia, kain flanel ini baru populer sebagai bahan baku keterampilan tangan beberapa tahun belakangan ini. Dengan hanya menggunakan kain flanel, kita bisa membuat berbagai macam benda, diantaranya: jepitan rambut, tempat tisue, gantungan kunci, dll. Buku yang membahas mengenai kreasi kain flanel ini juga bisa dengan mudah kita temukan di toko-toko buku.  
 
# ANEKA KREASI CLAY
 
 
 
 
Bila dulu clay berarti tanah liat yang dikreasikan menjadi aneka bentuk benda, maka saat ini dengan pertimbangan kepraktisan dan kebersihan, clay bisa dibuat dari campuran terigu dan lem putih. Tekstur clay yang lentur membuat clay mudah dibentuk menjadi aneka benda bahkan miniatur benda sekalipun. Clay tidak beracun sehingga aman dipegang oleh anak-anak. Membuat kreasi clay membutuhkan keterampilan tangan terlebih bila membuat miniatur sebuah benda,binatang, orang, dll. Bila didiamkan beberapa saat, clay akan mengeras dengan sendirinya sehingga clay bisa dijadikan sebagai hiasan di rumah.
 
# ANEKA KREASI RAJUT
 
 
 
Alat yang dibutuhkan untuk merajut biasanya terdiri dari 2 jarum yang mirip sumpit atau tusuk sate. Walaupun kegiatan merajut di Indonesia tidak begitu populer karena masyarakat menganggap kegiatan merajut hanya cocok untuk orang yang tinggal di negara dingin, namun beberapa penggemar keterampilan tangan merajut ini juga tidak bisa dibilang sedikit. Biasanya sebagian besar kreasi mereka menggunakan teknik lace knitting/open work (motif-motif berongga) yang dianggap pas untuk negara tropis.
 
# ANEKA KREASI MEMBUNGKUS KADO
 
 
 
Keterampilan tangan ini kelihatannya sangat sepele karena setiap orang pasti merasa bahwa mereka bisa membungkus kado. Namun pada kenyataannya dibitihkan keterampilan tanggan khusus untuk melakukan itu. Sebuah kado diharapkan mempunyai penampilan yang menarik sehingga si penerima kado akan merasa senang menerimanya. Untuk bisa membungkus kado yang memiliki penampilan bernilai seni tinggi, tentu saja dibutuhkan kreasi serta imaginasi yang tinggi pula. Selain itu, harus didukung dengan penggunaan bahan yang sesuai dengan tema dan penampilan yang diharapkan.

Cara Membuat Kerajinan dari Kain Perca

Cara Membuat Kerajinan dari Kain Perca


Anda tau kain perca? Ya, kain sisa potongan yang sudah tidak terpakai itu, ternyata masih bisa dimanfaatkan lho. Bahkan, ditangan si kreatif, kain perca dapat disulap menjadi barang-barang kerajinan yang trendi dan tentunya bermanfaat. Membuat kerajinan kain perca, ternyata tidak serumit yang kita bayangkan, cukup sedikit ketelitian dan kreatifitas kita saja. Untuk latihan bersama, berikut beberapa contoh cara pembuatan kerajinan tangan tas berbahan kain perca ;

>> Tas jinjing 

Bahan & Alat:

·         Benang warna merah + Jarum
·         Mesin jahit (bisa juga jahit tangan)
·         Gunting
·         Perca warna warni (kain bebas)
·         1/2 m kain blacu
·         1/2 m kain flanel motif untuk bagian dalam

Cara membuat :

1.       Gabungkan kain perca satu demi satu, kreasi bebas, namun diusahakan warna dibuat kontras.
2.       Selanjutnya, buat dahulu tas dari kain blacu, seperti berikut;
·         Potong kain blacu, lebar 50 cm panjang 100 cm
·         Jahit membentuk kantong ukuran 50 x 50 cm
·         Rapikan jahitan bagian pojok bawah kanan dan kiri
·         Pasang bagian dalam tas, sebelumnya lakukan cara yang sama dengan cara membuat tas
3.       Lanjutkan dnegan memotong kain blacu untuk tali tas.
2 helai tali dengan lebar 10 cm dan pajang 100 cm
Setelah dijahit sesuai ukuran, pasangkan pada tas.
4.       Kemudian, pasang aplikasi dari perca pada bagian depan tas
 
>> Ransel

Bahan & Alat :

·         Kain katun polos (contoh : orange)
·         Kain perca bermotif anak (untuk hiasan)
·         Benang sulam bergradasi/ polos
·         Kain kapas (untuk bagian dalam)
·         Kain flanel (jika diperlukan untuk hiasan)
·         Busa, resleting dan tali tas + ring D

Cara Membuat :

1.       Potong kain katun sesuai pola tas ransel.
2.       Potong busa, sama dan sesuai pola tas.
3.       Jahit kain yang disatukan dengan busa/kain kapas,
sesuaikan dengan ujung-ujung pola guntingan.
 
4.       Sulam hiasan di depan tas, sebelumnya buat dahulu hiasan ransel dari kain perca;
-          Buatlah dahulu gambar/pola hiasan, pada contoh, digambarkan bukit.
-          Untuk membuat pohon, pilih perca berwarna coklat potong memanjang (batang)
Untuk daun, pilih perca hijau bermotif, potong melingkar.
-          Untuk membuat matahari, perca warna kuning, potong bulat, sinarnya dengan sulaman benang gradasi.
-          Bentuk pesawat, kreasikan perca biru bermotif, potong segitiga. Tumpuk dengan badan pesawat, dari perca coklat yang dipotong lonjong, dengan ekor segitiga dari kain perca coklat.
-          Jerapah, dibuat dari kain perca kuning bermotif yang dipotong bulat (untuk kepala) dan lonjong untuk badan, kaki-kaki menyesuaikan besar dan panjangnya. Untuk leher, sebaiknya dipilih warna berbeda, dalam contoh orange.
-          Bisa juga membuat hiasan dari motif yang ada di perca.
 
5.       Terakhir, pasangkan resleting dan tali.
 


>>Tas tangan
Bahan & Alat :

1.       Kain perca
2.       Benang Jahit
3.       Busa Angin yang tipis, untuk bagian dalam
4.       Resliting
5.       Aplikasi tas (Kancing, pita, dll)
 
CARA MEMBUAT :
·    Kain Perca dikelompokkan lebarnya, lalu disambung dengan cara dijahit.
·    Setelah  dijahit, perca menjadi kain lebar dan lembaran, kain digunting sesuai dengan pola.
(kotak 30x40 cm) sisakan 2 cm untuk lipatan.
·    Letakkan busa angin diatas kain, selanjutnya dijahit untuk menyatukan kain perca yang sudah dipotong.
·    Buat tali dari kain perca yang disatukan, kira-kira 5x15cm, 2 buah. Lapisi dengan busa angin, lalu pasangkan di tas.
·    Terakhir pasang resleting dan aplikasi lain (kancing, pita, dll)

(iyha/Carapedia)


Pencarian Terbaru (100)
Cara membuat tas dari kain flanel. Kerajinan kain perca. Cara membuat kerajinan tangan dari kain perca. Cara membuat kerajinan kain perca. Cara membuat tas kain. Cara membuat tas dari kain. Kerajinan dari kain.
Pola tas kain. Cara membuat tas flanel. Cara membuat pola tas. Cara menjahit tas. Cara membuat kerajinan tas. Membuat tas kain. Membuat kerajinan tangan dari kain perca.
Langkah langkah menjahit. Cara buat tas dari kain. Tutorial membuat kerajinan tangan. Kerajinan tangan kain perca. Tas dari kain perca. Tutorial membuat tas. Menjahit tas.
Kerajinan tangan dari kain bekas. Cara membuat tas kain perca. Cara membuat hiasan dari kain perca. Cara membuat kerajinan dari kain. Kain perca. Cara membuat kerajinan tangan dari kain bekas. Cara membuat pola tas dari kain.
Cara membuat tas dari flanel. Kerajinan tas kain. Pola tas ransel. Tips membuat tas dari kain perca. Keterampilan tangan dari kain perca. Cara membuat tas kerajinan tangan. Cara membuat tas dari kain bekas.
Membuat tas dari kain. Membuat tas dari kain perca. Kerajinan dari kain bekas. Kerajinan membuat tas. Keterampilan dari kain perca. Kerajinan tangan membuat pita. Tas kain perca.
Tas dari kain. Cara membuat tas ransel. Tutorial tas flanel. Cara membuat kerajinan tangan dari tali. Cara membuat kerajinan tangan dari benang. Contoh membuat keterampilan. Langkah langkah membuat tas dari kain perca.
Tutorial menjahit tas. Cara membuat kerajinan dari kain bekas. Cara membuat kain perca. Tutorial kerajinan kain perca. Hiasan dari kain perca. Cara bikin kerajinan. Cara cara pembuatan kerajinan tangan.
Cara membuat sulam perca. Kerajinan jahit dan sulam. Tutorial membuat tas kain. Contoh pola tas kain. Cara membuat kerajinan tangan kain perca. Cara membuat kerajinan perca. Cara membuat keterampilan dari kain.
Cara membuat pita dari kain perca. Cara membuat kerajinan dari tali. Cara menjahit tas kain. Cara bikin tas kain. Cara pembuatan tas kain. Kerajinan tangan dari tali. Cara jahit tas.
Membuat kerajinan kain perca. Cara membuat hiasan tas. Aplikasi kain perca. Cara buat tas flanel. Cara membuat tas kain flanel. Tutorial kain perca. Cara membuat tas dari bahan kain.
Cara menjahit kain perca. Pembuatan tas kain. Kreasi tas dari kain perca. Cara membuat tas perca. Cara membuat tas dari kain blacu. Membuat pita dari kain perca. Tutorial tas kain.
Gambar kerajinan dari kain perca. Tutorial membuat kerajinan. Cara buat tas dari kain flanel. Cara bikin pola tas. Cara membuat keterampilan dari kain perca. Hasil kerajinan dari kain perca. Cara membuat kerajinan tas dari kain perca.
Cara bikin tas dari kain perca. Pola kain perca. Cara mengolah kain perca. Tutorial membuat tas dari kain. Hiasan kain perca. Teknik menjahit kain perca. Gambar kerajinan kain perca.
Cara membuat aplikasi kain perca. Contoh kain perca.

Cara Membuat Bros dari Kain Flanel

Cara Membuat Bros dari Kain Flanel


Kerajinan berbahan kain flannel, akhir-akhir ini mulai menjamur. Dari model yang sederhana sampai yang kompleks dan rumit, banyak ditawarkan. Jenis kreasinya pun beragam sebut saja gantungan kunci, boneka, tempat tisu, tempat handpone, dompet, tempat pensil, pigura foto, sampai bros penghias jilbab atau baju juga dapat dibuat dari kain flannel. Kreasi kain flannel tidak sulit, dan justru menyenangkan karena merangsang kreatifitas Anda untuk mencipta model-model baru yang dapat dikoleksi sendiri, atau bahkan dijadikan chanel bisnis.
Membuat kerajinan dari kain flannel, tidak susah kok, cukup keteramplan menjahit dan kreasi kita dalam mebuat pola. Seperti saat kita membuat bros seperti contoh dibawah ini;
 
Bros Es Krim Stik
1.       Siapkan kain flannel 3 warna (pink, coklat tua, coklat muda), potong kain flanel sesuai pola.
2.       Satukan pola 1 (badan eskrim) yang terdiri dari kain warna pink dan coklat tua, dengan lapisan coklat diluar (paling atas)
3.       Jahit bagian badan es krim, jangan tutup rapat jahitan, sisakan sedikit.
4.       Pada lubang sisa jahitan itu, masukkan dakron, lalu rekatkan lagi jahitannya.
5.       Kemudian jahit kain coklat muda yang sudah dipotong sesuai pola 2 (stik eskrim)
6.       Sama seperti jahit badan, jangan sampai rapat, longgarkan sedikit untuk memasukkan dakron
7.       Beri lem bagian bawah eskrim
8.       Kemudian rekatkan dengan stik
9.       Tekan sisi-sisi eskrim agar lem  lebih menempel
10.   Terakhir tempelkan peniti bros, pada salah satu bagian, bros siap dikenakan.
 
 
Bros Es Krim Cone

1.       Siapkan kain flannel 3 warna (Pink, Coklat Muda dan Merah), gunting flanel sesuai pola
2.        Jahit bagian eskrim (pola kain pink)
3.       Berikan sedikit ruang untuk memasukkan dakron. Kemudian masukkan dakron
4.       Setelah kain direkatkan kembali, beri lem pada bagian bawah eskrim
5.       Jahit pola untuk cone (pola kain coklat muda), kemudian rekatkan cone dengan bagian eskrim.
6.       Setelah menyatu, tempelkan peniti bros di salah satu bagian, dan tambahkan topping (pola kain merah) diatas es krim.
7.       Bros Es krim siap dicoba.
 
Selain model es krim seperti diatas, kreasi bros dari kain flanel dapat Anda modifikasi sesuai dengan kreatifitas Anda masing-masing. salah satunya seperti bros bunga cantik di video tutorial dibawah ini...

Selamat mencoba dan berkreasi!

Cara Membuat Boneka

Cara Membuat Boneka

 


Membuat boneka adalah salah satu bentuk ketrampilan tangan yang membutuhkan ketelitian dan kerajinan. Bila kita mau mempelajari dengan baik, pasti kita akan bisa membuat aneka macam boneka yang lucu - lucu. Cara membuat boneka sebenarnya bermacam - macam. Namun pada intinya tetap membutuhkan ketrampilan tangan dalam menjahit secara manual. Bila kita masih dalam tahap belajar, kita bisa membuat boneka dalam ukuran yang kecil yang biasanya menggunakan kain jenis Felt sebagai bahannya. Aneka jenis boneka dari kain Felt banyak kita jumpai pada aksesoris jepitan rambut, bando, dll. Selain bahannya mudah di dapat, kita juga bisa bebas berkreasi membuat boneka apapun dalam ukuran kecil.
 
Berikut ini adalah cara membuat boneka monyet kecil yang diambil dari sumber: Boneka Mungil dari Kain Felt oleh Emi Risma Imawati:
 
*. Buatlah pola seperti pada gambar di bawah ini
 
 
 
 
*. Setelah pola selesai dibuat, maka langkah selanjutnya adalah:
 
 
 
 
 
  1. Memasang bagian - bagian pada wajah monyet terlebih dahulu
  2. Kemudian memenggabungkan bagian  telinga. 
  3. Tempel 2 bagian yang untuk ekor. Kita juga bisa sekalian menggabungkan bagian yang untuk lengan 
  4. Langkah selanjutnya adalah menggabungkan pola bagian badan sambil menyelipkan telinga dan ekor. Pada tahap ini kita bisa memasukkan isi ke dalam badan monyet sambil menjahit sekeliling badan
  5. Kemudian kita bisa menampilkan wajah pada badan bagian atas serta kedua buah tangan sambil menempelkan buah pada tangan monyet.

Kamis, 17 Mei 2012

Cara Membuat Kerajinan Tangan dari Flanel

Kerajinan tangan dengan bahan flanel saat ini menjadi salah satu kerajinan tangan yang sangat diminati. Pembuatan yang cukup mudah serta bahan-bahan yang mudah dicari tentunya menjadi alasan utama disamping karena bisa dibuat berbagai macam benda.
Berikut ini macam-macam tusuk jahit dan tusuk hias yang digunakan dalam kerajinan tangan flanel :
1. Tusuk Feston
Tusuk feston ini biasa digunakan untuk menggabungkan 2 lembar kain flanel dan juga merapikan pinggiran kain flanel.
2. Tusuk Rol
Tusuk rol ini juga digunakan untuk menggabungkan 2 lembar kain flanel. Apabila dikerjakan dengan hati-hati maka akan menghasilakn jahitan yang jauh lebih rapi dan halus daripada tusuk feston.
3. Tusuk Tikam Jejak
Tusuk tikam jejak ini biasa digunakan untuk membuat bentuk mulut.
4. Tusuk Pipih
Tusuk pipih ini biasa digunakan untuk membuat bentuk hidung.
5. Tusuk Jeruji
Tusuk jeruji ini biasanya hanya digunakan sebagai hiasan.
Bahan dan alat yang digunakan dalam pembuatan kerajinan tangan dari flanel antara lain :
  1. kain flanel
  2. benang sulam
  3. jarum jahit
  4. dakron/kapas
  5. manik-manik
  6. lem serbaguna (all pupose adhesive), lem PVAc, melty stick (batangan lem)
  7. glue gun (lem tembak)
  8. gunting
  9. bahan pelengkap (gantungan kunci, gantungan handphone, jepit rambut, karet rambut, bros
Berikut ini beberapa bentuk kerajinan tangan yang terbuat dari kain flanel :
Gantungan Kunci Keropi
Cara membuat :
1. Membuat pola dari kertas kemudian di gunting.
2. Gunting kain flanel sesuai pola yang sudah dibuat di kertas.
3. Pasang mata dan buat bentuk mulut pada kain flanel bentuk keropi. Untuk memasang mata bisa menggunakan lem tembak. Untuk membuat mulut menggunakan tusuk tikam jejak.
4. Gabungkan kedua lembar kain flanel bentuk keropi, jahi sekelilingnya menggunakan tusuk feston. Sisakan sedikit bagian untuk memasukkan dakron kemudian setelah selesai memasukkan dakron selesaikan dengan menjahit menggunakan tusuk feston.
5. Dibagian atasnya selipkan tali untuk mengaitkan gantungan kunci.
6. Gunting kain flanel dengan bentuk bulat untuk ditempelkan di pipi.
 
 

Jumat, 04 Mei 2012

Berburu Untung Ayam Goreng dari Yogyakarta

Berburu Untung Ayam Goreng dari Yogyakarta
Share:
- Bisnis makanan olahan ayam tak pernah surut. Hadir dengan berbagai variasi menu, makanan olahan ayam tetap diburu konsumen. Tak heran, bila pengusaha makanan ini terus bermunculan.

Bukan hanya di pusat belanja, gerai-gerai yang menawarkan menu ayam juga bermunculan di pinggir-pinggir jalan atau kompleks perumahan. Usaha ini semakin marak dengan bermunculannya pemain yang menawarkan waralaba atau kemitraan.

Tawaran kemitraan terbaru datang dari PT Melia Pilar Utama (Melia Group). Sebelumnya, Melia Group telah dikenal sebagai pewaralaba bisnis binatu. Sebagai pendatang baru di bisnis kuliner ayam, Melia Group menawarkan kemitraan gerai ayam goreng dan ayam bakar Taman Siswa (Tamsis) milik Gatot Agus Wahyono. "Tawaran kemitraan ini merupakan hasil kerja sama kami dengan Pak Gatot selaku pemilik ayam goreng dan ayam bakar Tamsis," kata Fen Saparita, pemilik Melia Group.

Fen berharap, kolaborasi Ayam Tamsis dan Melia Group yang berpengalaman di bidang masing-masing dapat memajukan gerai ayam berkonsep resto tersebut. Dalam kerja sama itu, Melia Group berperan sebagai pengelola waralaba.

Tawaran waralaba sendiri baru dibuka Januari lalu. Dan, saat ini sudah ada lima calon mitra yang serius ingin bekerja sama. "Di antaranya berada di Jakarta, Solo, dan Bali," ujar Fen.

Ia menargetkan, jumlah mitra tahun ini sebanyak 12 sampai 15 mitra. Kepada calon mitra yang berminat, Melia Group menyiapkan dua paket investasi. Yakni, paket resto Rp 365 juta dan mini resto senilai Rp 245 juta. Nilai investasi itu berlaku untuk masa kerja sama selama lima tahun.

Selain itu, mitra juga akan mendapat peralatan lengkap dan bahan baku awal. "Yang membedakan dua paket tersebut hanyalah ukuran gerai dan jumlah bahan baku yang disediakan, namun secara konsep dan menu sama," ungkapnya.

Untuk harga jual diserahkan pada mitra. "Kami persilakan mitra melakukan penyesuaian harga sesuai lokasi dan kota masing-masing," jelasnya.

Terkait dengan omzet juga bisa berbeda-beda, tergantung lokasi dan harga. Contohnya, gerai Ayam Tamsis di Yogyakarta. Selama ini gerai tersebut selalu ramai diserbu pembeli karena harga yang ditawarkan masih terjangkau di kisaran Rp 7.500-Rp 8.000.

Dalam sehari, gerai ayam Tamsis bisa menjual hingga 100 kilogram (kg) ayam, dengan omzet harian mencapai Rp 10 juta. Ia memperhitungkan, jika lokasi memungkinkan, maka mitra bisa memperoleh penghasilan serupa di kota lain.

Dengan omzet sebesar itu dan dipotong royalty fee 5 persen dari omzet, maka mitra bisa balik modal dalam waktu 1,5 tahun. "Untuk paket mini resto kami memperhitungkan omzet mitra Rp 7,5 juta per hari," ungkapnya.

Menurut Fen, kelebihan Ayam Tamsis terletak pada bumbu khas Yogyakarta yang memadukan rasa manis dan asin. Selain rasa, ayam bakar dan ayam goreng di gerai ini juga memiliki tulang empuk. "Kami berharap bisa membuat gebrakan baru di tengah persaingan yang ketat dalam bisnis kuliner ayam," harapnya.

Bije Widjajanto, pengamat Waralaba dari Ben WarG Consulting menilai, prospek usaha resto ayam goreng dan ayam bakar masih cukup baik. Namun ada banyak hal yang harus diperhatikan, termasuk brand. Menurutnya, brand Ayam Tamsis sudah lumayan kuat.

Sementara perkiraan omzet di atas Rp 5 juta per hari dinilainya masih wajar untuk ukuran resto. "Sisi positifnya secara brand sudah baik, namun hal itu bukan jaminan bakal langsung sukses," imbuh Bije.

Menurut Bije, mengembangkan gerai kedua dan seterusnya cenderung lebih sulit jika gerai pertama sudah telanjur sukses dan dikenal masyarakat dalam waktu lama. (Fahriyadi/Kontan)